HUBUNGAN PERSEPSI SISWA DAN PERAN BIMBINGAN KONSELING DENGAN MINAT MEMASUKI SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Tri Lugianto. HUBUNGAN PERSEPSI SISWA DAN PERAN BIMBINGAN KONSELING DENGAN MINAT MEMASUKI SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Agustus 2012.

Tujuan penelitian ini adalah (1) Menyelidiki hubungan persepsi siswa dan peran bimbingan konseling dengan minat memasuki SMK N 2 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012, (2) Menyelidiki hubungan persepsi siswa dengan minat memasuki SMK Negeri 2 Surakarta, (3) Menyelidiki hubungan peran bimbingan konseling dengan minat memasuki SMK Negeri 2 Surakarta, (4) Menyelidiki hubungan yang lebih kuat antara variabel persepsi siswa dan peran bimbingan konseling dengan minat memasuki SMK N 2 Surakarta.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survey dan pendekatan kuantitatif . Subjek penelitian adalah siswa kelas X di SMK Negeri 2 Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X semua jurusan tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 726 siswa. Sampel diambil dengan teknik proporsional random sampling sejumlah 255 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran angket . Uji coba angket dilakukan kepada 30 responden dari satu kelas yaitu X TPM D. Untuk uji validitas menggunakan rumus product moment pearson dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi ganda dua prediktor dan teknik korelasi product moment Pearson. Namun, terlebih dahulu melakukan pengujian prasyarat analisis yang meliputi : (1) Uji Normalitas data, (2) Uji Linier dan Keberartian Regresi, (3) Uji Independen.

Berdasarkan hasil analisis dapat diambil simpulan, (1) Terdapat hubungan persepsi siswa dan peran bimbingan konseling terhadap minat memasuki SMK Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012. Variabel persepsi siswa memberikan sumbangan relatif 83,8% dan sumbangan efektifnya sebesar 54,1%. Variabel peran bimbingan konseling memberikan sumbangan relatif sebesar 16,2% dan sumbangan efektif sebesar 10,5%. (2) Terdapat hubungan persepsi siswa dengan minat memasuki SMK Negeri 2 Surakarta. (3) Terdapat hubungan peran bimbingan konseling dengan minat memasuki SMK Negeri 2 Surakarta. (4) Variabel persepsi siswa memiliki hubungan yang lebih kuat dengan minat memasuki SMK N 2 Surakarta.

Berdasarkan hasil penelitian ini, rekomendasi yang dapat diberikan yaitu SMK Negeri 2 Surakarta perlu meningkatkan strategi promosi sekolah ke masyarakat dan sekolah menengah pertama melalui bagian bimbingan konseling karena strategi promosi yang baik akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya input siswa. Disamping itu, perlu adanya penelitian lanjutan dengan menambah variabel yang bebas untuk mengetahui hubungan dengan minat memasuki SMK.

Kata kunci : persepsi, peran bimbingan konseling, minat memasuki SMK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>